Amartha Hangtuah menepati janji menyulitkan Tim Nasional (Timnas) Indonesia Selection di ajang Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019. Meski kalah 78-58 dalam laga yang disaksikan ribuan pecinta basket di GOR Amongraga Jumat (4/10) malam, Kelly Purwanto dan kawan-kawan bikin Timnas panas sepanjang pertandingan.

“Ada motivasi dari para pemain tadi. Mereka dari kemarin juga sudah janji mau menyulitkan timnas. Masih ada evaluasi tapi bagus anak-anak tadi,” beber Asisten Pelatih Amartha Hangtuah Harry Prayogo usai pertandingan.

Catatan statistik membuktikan komentar Harry. Stevan Wilfredo Neno mencetak 25 poin, tertinggi dalam pertandingan. 11 asis Kelly Purwanto juga tertinggi dalam pertandingan. Tanda pemain senior yang satu ini belum habis. Sementara di Timnas Kaleb Ramot Gemilang mencetak double double 13 poin dan 10 rebounds. “Harapannya enggak cedera dan bisa konsisten terus, itu saja,” komentar Steven Neno.

Menutup kuater pertama 21-11, Timnas kerepotan menembus defense ketat Amartha Hangtuah di kuarter dua. Mereka hanya mencetak sembilan poin sementara Hangtuah yang bisa memanfaatkan momen membukukan 13 poin lalu memotong selisih skor menjadi 30-24. Field goals Timnas membaik di kuarter tiga menjadi 41 persen lalu kembali memperlebar skor jadi 52-40. Rotasi di kuarter empat cukup sukses menaikkan akurasi tembakkan Timnas mencapai 45,9 persen hingga mengakhiri laga dengan 78-58. Kuarter empat sendiri cukup panas. Vincent Rivaldi Kosasih, center Timnas beberapa kali berduel dengan Aditya Lumanauw sampai trash talk.

“Part of the game. No hard feeling, apa yang terjadi di lapangan ya di lapangan saja. Kuarter awal saya akui lagi off, belum nyetel sama pertandingan. Tapi atas bantuan teman-teman bisa masuk ke gim terus terbawa hype pertandingan yang buat saya ketat juga tadi,” beber Vincent.

Selanjutnya Timnas Indonesia Selection akan menghadapi tuan rumah BPD DIY Bima Perkasa Sabtu (5/10) malam di GOR Amongraga dalam lanjutan Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019. Laga besok sangat menentukan nasib Bima Perkasa. Jika menang mereka bakal merebut tiket final. Sebaliknya, nasib Bima akan ditentukan laga antara Amartha Hangtuah lawan Satya Wacana Salatiga di tempat dan hari yang sama.