Berisi pemain-pemain bintang Indonesia Basketball League (IBL) Timnas Indonesia Selection menjuarai turnamen Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019. Di partai puncak yang digelar di GOR Amongraga Minggu (6/10) malam, skuad besutan Rajko Toroman mengalahkan Amartha Hangtuah 85-55.

Enam pemain Timnas mencetak double digit poin. Kaleb Ramot Gemilang 15 poin, Laurentius Oei dan Muhammad Hardian Wicaksono 12 poin, diikuti Hardianus, Abraham Damar Grahita, dan Vincent Rivaldi Kosasih yang masing-masing membukukan 10 poin. Top skor pertandingan sendiri dicetak pemain Amartha Hangtuah Stevan Neno dengan 16 poin.

Timnas melangkah ke final tanpa menelan kekalahan di fase grup. Mereka menghajar Pacific Caesar 97-28, Amartha Hangtuah 78-58, Satya Wacana Salatiga 81-41, lalu menyegel tiket final dengan mengalahkan tuan rumah 74-55. Rajko Toroman cukup puas dengan aksi Kaleb Ramot Gemilang dan kawan-kawan yang main sesuai sistem sejak fase grup.

“Saya melihat pemain sudah bagus, sesuai sistem sejak pertandingan pertama. Ini pertanda bagus sebelum kami mencoret dua pemain lalu pemusatan latihan di Serbia,” katanya usai pertandingan.

Vincent Kosasih ngedunk di partai final Piala Raja lawan Amartha Hangtuah

Melihat kualitas para pemain Timnas dibanding empat peserta lainnya, wajar bila mereka juara di turnamen tahunan ini. Namun para pemain mengaku mendapat tantangan dari lawan dalam tiap pertandingan.

“Kami selalu dapat pertandingan yang ketat, jadi meski skornya besar enggak mudah melewati semua pertandingan. Kami juga enggak mengurangi standar, main sesuai level tiap laga biar kepercayaan diri kami naik,” sambung Valentino Wuwungan, center Timnas.

Sedangkan tuan rumah Bima Perkasa merebut posisi tiga usai melewati pertarungan sengit melawan Satya Wacana Salatiga. Kedua tim memeragakan defense ketat sepanjang pertandingan yang dimenangkan tuan rumah dengan selisih satu angka 47-48 ini. Ketatnya defense membuat field goals kedua tim di bawah standar. Akurasi tembakkan Bima Perkasa hanya mencapai 28,8 persen sedangkan Satya Wacana 30,6 persen.

Nuke Tri Saputra masih menjadi top skor dengan 17 poin. Restu Dwi Purnomo tampil impresif dengan raihan 16 poin dan 8 rebounds. Torehan rebounds Galank Gunawan juga makin meningkat. Kapten Bima Perkasa itu mencetak 16 rebounds, tertinggi dari semua pemain. Di kubu Satya Wacana poin tertinggi dicetak Ardian Ariadi dengan 14 poin.