Kerja keras Tifan Eka Pradita selama Seri Reguler Indonesian Basketball Lague (IBL) musim ini diganjar nominasi Rookie Of The Year. Peluru muda Bank BPD DIY Bima Perkasa kelahiran 5 Juli 1998 ini bersaing dengan Antoni Erga (Satya Wacana Salatiga) dan Rivaldo Tandra (Satria Muda) untuk memperebutkan gelar yang cukup bergengsi di IBL itu.

Tifan tidak menyangka bisa masuk nominasi Rookie of The Year tahun ini. Namun ia tak mau larut dalam euforia lalu mendefiniskan nominasi itu sebagai pemicu agar lebih baik di lanjutan liga nanti. Saat ini target Tifan bisa membantu Bank BPD DIY Bima Perkasa bicara banyak di fase playoff IBL Oktober mendatang.

“Saya bersyukur masuk kandidat musim ini. Tidak menyangka sebenarnya, tapi buat saya nominasi ini memicu agar ke depannya makin komitmen dan bertanggung jawab saja,” kata Tifan ketika ngobrol santai usai latihan mandiri di Got Game Full Court Bima Perkasa.

Selama seri reguler, Tifan memang jadi salah satu andalan Bank BPD DIY Bima Perkasa. Pemain berusia 22 tahun ini membukukan waktu bermain yang lumayan tinggi, 16,23 Minuted Per Game (MPG). Ia adalah pemain lokal ke-4 setelah Azzaryan Pradhitya, Nuke Tri Saputra, dan Restu Dwi Purnomo yang sering mendapat waktu bermain dalam pertandingan lalu sukses membukukan 5,18 Points Per Game (PPG).

Saat ini Tifan dan kawan-kawan mulai masuk program latihan taktikal yang diberikan tim pelatih secara daring. Di bawah pengawasan manajer teknis kepelatihan Kartika Siti Aminah dan pelatih fisik Asep Nugroho, para pemain juga mulai berlatih dengan bola setelah dua pekan melahap menu fisik. Dari data yang dipegang tim pelatih, progres para pemain cukup baik. “Saya harap mereka bisa mempertahankan performa sampai lanjutan liga nanti. Kalau bisa naik terus,” kata Kartika.