Amartha Hangtuah bakal bertarung habis-habisan lawan Tim Nasional (Timnas) basket Indonesia di Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 Jumat (4/10) malam. Pemenang laga yang bakal digelar di GOR Amongraga itu bakal memuncaki klasemen sementara sekaligus memperbesar peluang menyegel satu tiket final.

Timnas memuncaki klasemen sementara dengan nilai 4 sedangkan Hangtuah berada di posisi dua dengan nilai sama namun kalah selisih memasukan bola. Kedua tim sendiri pernah bertemu bulan lalu di partai uji coba. Hangtuah menyulitkan Timnas yang hanya mampu menang selisih dua angka 55-53. Kelly Purwanto, Point Guard Amartha Hangtuah sudah tak sabar kembali bertemu Timnas. Ia cukup percaya diri rekan-rekannya bisa menyulitkan tim besutan Rajko Toroman itu.

“Dan kalau emang bisa kita ambil (menang), kenapa enggak. Kami enggak datang ke sini cuma buat kalah sama mereka. Maksimal besok,” tegas Kelly usai pertandingan lawan Pacific Caesar yang dimenangkan Hangtuah 80-57 Kamis (3/10) malam.

Andika Saputra, pelatih kepala Amartha Hangtuah mengamini Kelly. Ia ikut terbakar melihat para pemainnya termotivasi dalam pertandingan yang dimulai pukul 20.00 WIB Kamis (4/10) nanti. Timnas yang berisi para bintang Indonesia Basketball League (IBL) itu bukan tidak mungkin dikalahkan. “Dengan catatan kami disiplin. Transisi defense ke offense disiplin dan cepat. Tidak boleh ada kesalahan sekecil apapun lawan mereka,” kata Andika.

Dua kali sudah Timnas menunjukkan kualitas di depan pecinta basket tanah air di Piala Raja. Mereka menghabisi Pacific Caesar 97-28 lalu Satya Wacana 81-41. Tantangan Kelly Purwanto pun mendapat jawab. Valentino Wuwungan, center andalan Timnas Indonesia menegaskan tidak akan mengurangi tenaga menghadapi Hangtuah dan klub peserta lainnya.

“Enggak ada istilahnya mengendurkan offense atau defense. Kata pelatih kami harus main dengan intensitas yang sama,” tegasnya.

Selain Amartha Hangtuah lawan Timnas, partai lain yang tak kalah seru adalah tuan rumah BPD DIY Bima Perkasa menghadapi Pacific Caesar. Kedua tim sama-sama menargetkan kemenangan. Bima mau menang agar mempermudah lolos ke final sedangkan Pacific mengincar dua poin pertama dari turnamen. Di kubu tuan rumah, Nuke Tri Saputra tengah on fire usai menyajikan aksi memukau lawan Satya Wacana sedangkan Pacific punya Yerikho Tuasela yang mencetak 36 angka ke ring Timnas.