Manajemen Bank BPD DIY Bima Perkasa mempertimbangkan banyak hal saat memperkuat tim menuju kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) Januari mendatang. Salah satunya adalah saran dari Kanca Bima (fans Bank BPD DIY Bima Perkasa). Setelah menambah kualitas tim dengan mendatangkan Rachmad Febri Utomo dan Indra Muhammad lalu mendengarkan saran fans untuk merekrut rookie yang tumbuh besar di Yogyakarta, manajemen kembali bergerak untuk menambah kedalaman skuad.

Dua bigman kelas satu yang sudah kenyang pengalaman di liga basket tertinggi di Indonesia siap membubuhkan tanda tangan. Pendiri sekaligus presiden klub, dr.Edy Wibowo, mengatakan diikatnya dua bigman kelas wahid itu merupakan respon manajemen terhadap perhatian yang ditunjukan fans pada satu-satunya tim wakil Yogyakarta di IBL itu. Namun, ia sendiri belum bisa membeberkan dua nama bigman itu karena masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan.

“Banyak fans yang memberi saran kami harus merekrut bigman setelah kedatangan Febri dan Indra. Kami dengarkan saran mereka lalu eksekusi, dua sekaligus kami datangkan. Mereka milik kami sepenuhnya, tinggal menyelesaikan beberapa hal saja. Rencananya pekan depan akan kami perkenalkan,” tegas dr.Edy Jumat (18/2) kemarin.

Tentang dua nama yang sudah dipastikan bergabung itu, dr.Edy Wibowo tidak asal pilih lantaran sudah berkomunikasi dengan David Singleton. Dengan bergabungnya dua bigman yang sempat berbaju Tim Nasional (Timnas) basket Indonesia itu, tim yang diarsiteki David Singleton ini telah berkekuatan 15 pemain.

Saat ini skuad Bima Perkasa diisi Azzaryan Pradhitya, Tifan Eka Pradita, Febri Utomo, Indra Muhammad, Restu Dwi Purnomo, Raylly Pratama, Ali Mustofa, Nuke Tri Saputra, Reza Arfah, Ferdian Ravanelli, Samuel Devin, Alvin Kurniawan, dan David Simeone Lavi.

“Kami ingin tim ini tidak hanya kompetitif namun juga kuat dalam penyerangan dan pertahanan. Itulah alasan lain mendatangkan dua bigman yang namanya pasti sudah tidak asing lagi di telinga fans,” kata dr.Edy.