Indonesian Basketball League (IBL) dilanjutkan Oktober 2020. Sejumlah tim peserta liga bola basket tertinggi tanah air itu mulai melakukan persiapan. Sebagian besar tim sudah mengumpulkan pemain lalu melakukan tes kesehatan mulai pekan ini. Namun peserta IBL asal Yogyakarta, Bank BPD DIY Bima Perkasa belum mau mengumpulkan pemain untuk latihan kolektif. Dyah Ayu Pratiwi, manajer tim Bank BPD DIY Bima Perkasa mengatakan manajemen punya alasan kuat untuk menunda mengumpulkan pemain.

“Kami nderek nasihat Sultan untuk terus menjaga jarak dan tidak berkerumun. Lagipula Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperpanjang masa status tanggap darurat sampai akhir Agustus. Artinya situasinya belum memungkinkan, pemerintah pasti punya alasan kuat demi kesehatan bersama,” terang manajer yang akrab disapa Tiwi itu Minggu (9/8) kemarin.

Adapun Sri Sultan Hamengku Buwono X pekan lalu kembali mengeluarkan SK Gubernur Nomor 227/KEP/2020. SK Gubernur ini berisi tentang penetapan perpanjangan ketiga, status tanggap darurat bencana Covid-19 di DIY. perpanjangan status tanggap darurat ketiga ini diputuskan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pada masa perpanjangan kedua status tanggap darurat Covid-19 di DIY. “Kami enggak mau ambil risiko di tengah situasi begini, makanya apa yang Pemprov putuskan pasti sudah tepat. Tapi kami terus melakukan persiapan dengan program yang dikirim tim pelatih,” sambung Tiwi.

Saat ini Tifan Pradita dan kawan-kawan terus berlatih secara mandiri di kediaman masing-masing di bawah pengawasan Dewanta Putra Aji. Pasca berakhirnya kontrak Raoul Miguel Hadinoto dan dua asisten Risdianto Roeslan bersama Moosa Permadi, kursi pelatih kepala satu-satunya wakil DIY di IBL ini masih kosong. Sejumlah nama besar dikait-kaitkan mengasisteni Bank BPD DIY Bima Perkasa. Banyak juga pelatih yang melamar menjadi pelatih kepala dua hari setelah manajemen mengumumkan tidak memperpanjang kontrak Eboss dan kawan-kawan.

“Banyak gosip yang beredar setelah kami merilis informasi kemarin. Saya juga kaget tim dikaitkan dengan sejumlah nama, kita lihat nanti lah,” sambung Tiwi